Sunday, February 12, 2017

Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

Cabe adalah tanaman yang berasal dari Benua Amerika tapi, tumbuh subur di Indonesia. Tanaman ini tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 1000 mdpl. Cabe banyak mempunyai penggemar karena banyak masyarakat yang suka dengan makanan yang bercita rasa pedas dan sambal. Karena harganya yang fluktuatif, cabe rawit sering membuat resah masyarakat.

Untuk mengatasinya, bisa dengan cara menanam sendiri cabe rawit di rumah. perlu diketahui, cabe rawit lebih tahan terhadap hama dibandingkan dengan cabe besar. Kali ini akan membahas tentang cara menanam cabe rawit dari biji.

Bagaimana cara menanam cabe rawit dari biji?


• Pemilihan Benih
Pemilihan benih adalah cara menanam cabe yang paling utama. Benih dapat dipilih dari pohon cabe yang buahnya mempunyai keseragaman, tidak terserang penyakit, buahnya ramping, berisi, dan dapat memilih cabe yang akan digunakan dari hasil panen cabe keempat sampai keenam karena pada saat ini kualitas cabe lagi bagus-bagusnya.


2 cara untuk mengambil biji cabe :
  • Pilih buah cabe yang bagus lalu biarkan cabe mengering di pohonnya, kemudian ambil biji cabe yang ada di tengah buah.
  • Petik cabe yang bagus, lalu sayat pelan-pelan kemudian ambil bijinya. Biji yang sudah diambil direndam dengan menggunakan air. Biji yang mengapung dibuang karena kualitas biji cabe yang buruk sedangkan, biji yang tenggelam dijemur tetapi, tidak langsung di bawah sinar matahari cukup di bawah atap atau tempat teduh lainnya. Setelah kering lanjut ke tahap penyemaian.

• Penyemaian Benih
Kenapa harus disemai terlebih dahulu dan tidak langsung ditanam saja? Karena pada tahap ini, bibit dipilah mana yang bagus dan mana yang jelek untuk ditanam. Cara penyemaiannya adalah :
  • Membuat media semai sedalam 5 - 10 cm dengan menggunakan campuran tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:2.
  • Merendam benih selama 6 jam dengan air hangat sebelum disemai. Hal ini ditujukan untuk merangsang pertumbuhan benih.
  • Menyemai benih pada media dengan jarak kurang lebih 10 cm. Hal ini ditujukan agar tidak saling berdesakkan saat cabe tumbuh.
  • Media semai ditutup dengan kain goni basah selama 4 hari.
  • Setelah 4 hari, buka kain goni dan ganti dengan plastik transparan.
  • Setelah 30 hari, benih akan tumbuh menjadi bibi, bibit yang sudah mempunyai daun 4 helai atau lebih sudah siap tanam.

• Penanaman Bibit Cabe


Menanam bibit cabe ada 2 pilihan yakni dengan menggunakan polybag dan ditanam di lahan. Jika menggunakan polybag, pilihlah yang berukuran 30 cm karena tanaman akan tumbuh besar sehingga media tanamnya harus yang kuat. Sedangkan yang ditanam di lahan, bajaklah lahan dan campur dengan pupuk kandang, lalu buat bedengan selebar 1 m dengan tinggi 30 cm. Kemudian, buatlah lubang dengan jarak antar lubang 60 cm. Kemudian bibit dipindah dan ditanam dengan baik jangan sampai merusak akar tanaman.

• Perawatan Tanaman


Berilah air satu kali per hari dan pupuk setiap selesai dipanen. Jangan lupa siangi juga dari rumput liar di sekitar tanaman cabe agar nutrisi tanaman tercukupi. Jika cara menanam cabe rawit dari biji dilakukan dengan baik maka hasil panenya pun juga memuaskan. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Manfaat Daun Kelor

Artikel Terkait